Program Perkuliahan Karyawan
UNIVERSITAS TEKNOLOGI BANDUNG

UNIVERSITAS TEKNOLOGI BANDUNG

UTB
Berita

Teknik Industri UTB Gabungkan Smart Farming dan Pengalaman Kerja di Jepang

Teknik Industri UTB mengembangkan smart farming berbasis AI dan IoT serta program kuliah sambil kerja di Jepang untuk pengalaman industri mahasiswa.

Teknik Industri UTB Gabungkan Smart Farming dan Pengalaman Kerja di Jepang

Teknik Industri Universitas Teknologi Bandung (UTB) mengembangkan pembelajaran yang menggabungkan teknologi, riset, dan pengalaman kerja internasional. Hal tersebut terlihat dari pengembangan smart farming berbasis AI dan IoT serta program kuliah sambil kerja di Jepang yang menjadi bagian dari program unggulan Departemen Teknik Industri UTB.

Teknik Industri UTB Kembangkan Smart Farming

Salah satu inovasi yang dikembangkan Departemen Teknik Industri UTB adalah riset smart farming untuk tanaman antioksidan bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Riset ini menggunakan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk membantu memantau kondisi tanaman dan mengatur kebutuhan air.

Teknologi AI digunakan untuk mendeteksi kesehatan daun melalui sistem MobileNetV2. Sementara itu, teknologi IoT diterapkan pada sistem irigasi otomatis agar penggunaan air dapat diatur dengan lebih efisien.

Baca juga: Perkiraan Biaya Hidup Mahasiswa di Bandung untuk Pekerja Toko

Teknologi Smart Farming Capai Akurasi 95 Persen

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendeteksi penyakit daun mampu mencapai akurasi hingga 95 persen. Sistem tersebut juga mampu menghemat penggunaan air sebesar 22 persen dan meningkatkan pertumbuhan biomassa tanaman sekitar 15-20 persen.

Riset tersebut tidak berhenti pada pembuatan prototipe, tetapi juga menghasilkan beberapa luaran akademik. Di antaranya adalah dua Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI), buku referensi ber-ISBN, diseminasi nasional, serta artikel ilmiah pada jurnal internasional terindeks Scopus.

Mahasiswa Teknik Industri UTB Bisa Kuliah Sambil Kerja di Jepang

Selain teknologi, Departemen Teknik Industri UTB memiliki program Perkuliahan Sarjana dan Persiapan Bekerja di Jepang dengan skema Work-Integrated Learning. Melalui program ini, mahasiswa dapat tetap menjalani pendidikan sarjana sambil mendapatkan pengalaman kerja di Jepang.

Sebelum mengikuti program tersebut, mahasiswa mendapatkan pembekalan bahasa Jepang, budaya kerja, dan sertifikasi keahlian internasional. Program ini dijalankan bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), BP3MI Jawa Barat, serta mitra industri di Jepang.

Baca juga: Peluang Kerja Setelah Lulus S1 Teknik Industri di Bidang Produksi

53 Mahasiswa UTB Sudah Bekerja di Jepang

Program kuliah sambil kerja tersebut telah menempatkan 53 mahasiswa UTB di 26 perusahaan mitra di Jepang. Mereka bekerja di sektor otomotif, manufaktur, olahan pangan, dan jasa sambil tetap menyelesaikan pendidikan sarjana di UTB.

Pengalaman tersebut membuat mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana ilmu yang dipelajari digunakan dalam lingkungan kerja. Mereka juga mendapatkan kesempatan mengenal budaya kerja Jepang selama menjalani aktivitas profesional di perusahaan.

Apa yang Dipelajari di Teknik Industri?

Teknik Industri mempelajari bagaimana manusia, mesin, teknologi, material, dan sistem kerja dapat diatur agar proses produksi berjalan lebih baik. Karena itu, mahasiswa tidak hanya belajar tentang mesin, tetapi juga mempelajari pengelolaan proses, kualitas, produktivitas, dan pemanfaatan teknologi.

Penerapan ilmu tersebut dapat ditemukan dalam berbagai bidang industri, termasuk manufaktur, pangan, teknologi, dan pertanian modern. Pengembangan smart farming di UTB menjadi salah satu contoh bagaimana ilmu Teknik Industri dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan nyata dengan bantuan teknologi.

Baca juga: S1 DKV: Lebih Banyak Praktik Desain atau Teori?

Prestasi UTB di BKSTI Award 2026

Pengembangan smart farming dan program internasional tersebut kemudian membawa Jurusan Teknik Industri UTB meraih Juara 2 Kategori Program Unggulan Jenjang Sarjana Klaster Pratama pada BKSTI Award 2026. Penghargaan tersebut diterima dalam rangkaian Kongres XI BKSTI dan International Conference on Industrial Engineering (ICoIE) 2026 di Parapat, Sumatera Utara.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan di Teknik Industri UTB tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Riset yang menghasilkan teknologi dan program yang memberi mahasiswa pengalaman kerja menjadi bagian dari pengembangan pendidikan di jurusan tersebut.

Kuliah S1 Teknik Industri di UTB melalui P2K

Universitas Teknologi Bandung (UTB) merupakan perguruan tinggi swasta di Kota Bandung yang sebelumnya dikenal sebagai Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STTB) sejak 1991 dan kini mengembangkan pendidikan di bidang teknologi, bisnis digital, industri kreatif, serta kewirausahaan dengan tagline “Campus of Future Leader.” 

Bagi pekerja, profesional, pencari kerja, dan pelaku usaha yang ingin kuliah S1 Teknik Industri tanpa meninggalkan aktivitas utama, Program Perkuliahan Karyawan (P2K) UTB menawarkan perkuliahan yang lebih fleksibel sehingga mahasiswa dapat tetap bekerja sambil meningkatkan pendidikan dan kompetensi untuk mendukung perkembangan karier.

Saatnya Memulai Kuliah S1 Teknik Industri di UTB

Cari informasi lengkap mengenai program, perkuliahan, dan pendaftaran melalui kelaskaryawan.id. dan utb-univ.id. Ikuti juga Instagram UTB dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah untuk mendapatkan informasi terbaru seputar perkuliahan dan program kampus.

Sudah siap kuliah S1 Teknik Industri sambil mengembangkan karier? Daftar kuliah secara online dan mulai perjalananmu bersama UTB. Karena Perubahan Dimulai dari #BeraniKuliah.